Seleksi masuk jadi mahasiswa S1 ke universitas di Malaysia

Satu hal yang tidak terhindarkan dari blog ini bagi saya adalah banyaknya pertanyaan melalui email dan facebook mengenai proses seleksi masuk menjadi mahasiswa ke universitas di Malaysia.  Hal ini menunjukkan pagerank blog ini di google untuk beberapa kata kunci masuk daftarnya sehingga juga menambah traffic ke blog ini juga. Disamping menjawab beberapa pertanyaan spesifik melalui email, ada baiknya juga memberikan penjelasan mengenai proses seleksi supaya bisa memberikan gambaran tentang hal itu dan bisa menyiapkan diri bagi yang berminat studi di Malaysia.

Yang pertama, di Malaysia terdapat sekitar 56 perguruan tinggi yang termasuk kategori universitas dan kolej-university yang biasanya boleh menerima mahasiswa asing (international student). Dari 56 perguruan tinggi ini 20 diantaranya adalah universitas negeri (istilah disini Institut Pengajian Tinggi Awam atau IPTA), dan sisanya adalah perguruan tinggi swasta (atau IPTS).  Universitas negeri (IPTA) tersebut tersebar di setiap negara bagian dan biasanya menggunakan nama Malaysia di namanya yang berfungsi sebagai label dan merk (misal seperti Universitas Malaysia Perlis, Universitas Malasia Sabah, Universitas Kebangsaan Malaysia dll) dan tentu supaya terasa kenal lebih dekat (bandingkan kalau pake nama “Perlis” atau “Sabah” saja, tentu tidak begitu dikenal).

Mutu universitas negeri di Malaysia termasuk bagus dan dikontrol oleh pemerintah, jadi bila memang berminat studi pilihlah yang IPTA ini. Namun, terdapat lima universitas negeri yang merupakan universitas terbaik di Malaysia, yaitu Universiti Malaya, Universiti Sains Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Putra Malaysia dan Universiti Teknologi Malaysia. Kelima universitas tersebut juga mendapat pengakuan sebagai universitas riset oleh pemerintah Malaysia, yang menunjukkan produktivitas mereka dalam riset ilmiah dan publikasinya.

Untuk mengetahui prosedur seleksi menjadi mahasiswa di universitas di Malaysia, cara yang paling bagus adalah mengecek melalui website resmi mereka, misal untuk yang di UTM bisa dicapai disini (http://www.utm.my/prospectus/). Informasi dalam website resmi perlu diketahui karena proses dan persyaratan seleksi bisa berubah sesuai dengan kebijakan masing-masing universitas. Misalnya, satu waktu dahulu untuk masuk ke satu universitas negeri di Malaysia tidak perlu menyertakan hasil test kemampuan bahasa Inggris (seperti TOEFL dan IELTS) bagi calon mahasiswa yang satu rumpun Melayu (yaitu dari Singapura, Brunei dan Indonesia) karena masih bisa berkomunikasi dengan bahasa Melayu, namun aturan baru malah mewajibkan; sehingga bila persyaratan tidak dipenuhi dengan sendirinya lamaran kita akan gagal.

Hal yang penting untuk diperhatikan sekali adalah masalah waktu. Untuk mahasiswa S1, universitas di Malaysia mulai perkuliahan untuk semua mahasiswa tahun akademiknya berjalan setiap bulan September. Karena proses seleksi mahasiswa baru memakan waktu cukup lama, maka bila ingin diterima pada September 2013 misalnya, maka semua berkas harus sudah dikirim ke universitas di Malaysia yang dituju paling lambat awal Mei 2013. Untuk lebih jelasnya, lihat informasi waktu terakhir penerimaan berkas pendaftaran di masing-masing universitas, bila mengirim lebih awal dari tenggat tentu lebih baik. Bila kita terlambat mengirim berkas, maka otomatis dimasukkan untuk tahun akademik berikutnya, yaitu September 2014. Hal ini berhubung proses seleksi mahasiswa internasional berbeda dari segi jadwal dengan mahasiswa lokal.

Selain masalah waktu, hal yang penting lainnya adalah proses seleksi dan persyaratan.  Hampir semua universitas di Malaysia melakukan proses penerimaan mahasiswa baru berdasar seleksi administratif, artinya tidak ada ujian masuk sama sekali. Hal ini bagi beberapa netter yang berkirim email langsung ke saya selalu terus ditanyakan dan seolah tidak percaya. Kadang timbul pertanyaan bagaimana bila belum lulus SMA (masih duduk di kelas 12) dan belum UN? maka yang perlu disiapkan adalah fotocopy raport yang dilegalisir sampai semester ganjil di kelas 12, artinya berkas pendaftaran sudah bisa dikirim pada bula Jan atau Feb. Maka itu adalah syarat administratif utama yang menunjukkan prestasi calon mahasiswa. Tentu bila nanti akhirnya diterima jadi mahasiswa akan diminta juga ijasah dan hasil ujian akhir nasional.

Selain syarat mengirimkan raport, calon mahasiswa juga harus mengisi formulir pendaftaran yang berisi data diri (nama, alamat, email dll), jurusan yang diinginkan dan komitmen pembayaran biaya kuliah. Beberapa universitas juga mensyaratkan disamping mengisi formulir yang diunduh, juga perlu daftar secara elektronik di website mereka. Setelah itu syarat lainnya adalahmenyertakan  pas foto ukuran passport (biasanya tiga lembar), fotocopy passport, dan membayar biaya pendaftaran seleksi masuk. Biaya pendaftaran bisa dilakukan di Indonesia melalui bank yang ada di Indonesia dengan membayar sekitar US$ 30 ke rekening universitas yang dilamar; ataupun datang langsung ke Malaysia dan bayar ke rekening bank yang bersangkutan (biasa sekitar RM 80); bukti pembayaran diminta untuk nanti disertakan dengan berkas lain yang akan dikirim. Selain itu bila anda mempunyai piagam penghargaan dari berbagai kompetisi seni, olahraga, atau kreativitas  baik di tingkat lokal, propinsi, nasional atau internasional ada baiknya difotocopy dan disertakan dalam berkas yang akan dikirim, hal ini sebagai nilai tambah yang menunjukkan anda punya prestasi juga selain yang akademik. Ini adalah daftar berkas yang biasanya harus dipenuhi oleh calon mahasiswa S1 yang melamar ke universitas di Malaysia.

Namun, itu belum semuanya. Beberapa universitas sekarang ini juga meminta hasil test kemampuan berbahasa Inggris, seperti IELTS dan TOEFL internasional (bukan yang lokal atau institusional). Berhubung test ini mahal, ada di beberapa tempat tertentu dan tidak setiap saat bisa dilakukan, maka anda harus mempersiapkannya jauh-jauh hari dan melakukannya saat anda benar-benar siap. Jangan menunda test sampai mendekati tenggat pengiriman berkas, keterlambatan pengiriman berkas menyebabkan lamaran anda hanya akan diproses untuk tahun berikutnya oleh universitas di Malaysia. Ada juga syarat lain yang diminta seperti sponsorship beasiswa, untuk hal ini anda juga harus menyiapkannya dengan meminta surat dukungan pembiayaan yang bisa berasal dari pemerintah daerah, perusahaan atau lembaga independen (seperti LSM dll). Persyaratan tambahan ini perlu untuk diketahui, dan tempatnya ada di masing-masing wesbite universitas yang dituju; oleh karena itu sangat penting untuk membaca kembali informasi ini, siapa tahu ada persyaratan penting lain yang muncul tiba-tiba.

Bila semua berkas sudah lengkap, maka tinggal dikirim ke universitas yang dituju dengan pos tercatat; atau bila memang mau, bisa dikirimkan secara langsung ke kantor universitas yang bersangkutan. Jangan lupa untuk meminta bukti pengiriman; serta segera email ke pihak administrasi kampus untuk menanyakan apakah berkas sudah diterima atau tidak. Biasanya bila memang sudah diterima, mereka akan membalas via email tentang itu. Karena sistem seleksi dilakukan secara independen oleh masing-masing universitas, maka anda bisa melamar ke berbagai universitas di Malaysia secara bersamaan, sekaligus juga menambah peluang anda untuk bisa diterima tentunya. Yang perlu dilakukan pun tidak sulit karena sifatnya yang persyaratan administratif jadi bisa dilakukan secara bersamaan dikirimkan ke berbagai universitas tadi.

Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih jurusan dan universitas negeri di Malaysia. Jatah (kuota) mahasiswa asing di universitas negeri di Malaysia jumlahnya sedikit, maksimal yang bisa mereka terima adalah 5% dari jumlah total (misal satu universitas menerima 2000 orang mahasiswa baru, maka jatah untuk mahasiswa asing adalah 100 orang). Hal ini berbeda dengan universitas swasta di Malaysia, dimana mereka tidak ada batasan kuota, sehingga kadang di satu kelas universitas swasta lebih banyak mahasiswa asing-nya dibanding mahasiswa lokal yang orang Malaysia. Sedangkan untuk mahasiswa S2 dan S3, jumlah maksimal mahasiswa asing yang boleh diterima di IPTA lebih besar, yaitu 25%. Hal ini artinya bagi anda calon mahasiswa S1, maka anda akan bersaing dengan sesama Indonesia atau calon mahasiswa internasional negara lain (China, Timur Tengah, Afrika dll) yang sama-sama memilih jurusan yang sama.

Di IPTA pada bulan Juni setiap tahunnya biasanya ada rapat antara dekan fakultas dan pimpinan universitas untuk menyeleksi calon mahasiswa yang melamar. Disamping prestasi akademik, faktor seleksi lain adalah kuota setiap negara; untuk calon mahasiswa asal Indonesia, kuotanya pun beragam, biasanya ada di kisaran 20%.  Yang juga suka terjadi, bila prestasi bagus dan layak diterima, namun ada syarat yang belum terpenuhi, biasanya mereka meminta untuk bisa menyerahkannya dalam tenggat waktu 2-3 minggu. Oleh karena itu, rajin cek email anda dengan teratur. Terdapat juga universitas yang mensyaratkan seleksi dalam bentuk wawancara, maka bila hal itu harus dilakukan secara tatap muka langsung anda harus pergi ke Malaysia; namun bila boleh dilakukan secara video-conference anda bisa menggunakan Skype.

Pengumuman kelulusan biasanya didapat pada bulan Juli sampai awal Agustus. Pihak universitas akan mengirim email yang berisi offer letter yang isinya adalah penawaran studi S1 di universitas yang bersangkutan. Ada juga email pemberitahuan untuk mengakses ke website tertentu, kemudian memasukkan nomor passport sebagai identifikasi untuk mengetahui diterima atau tidaknya. Bila memang anda mendapatkan offer letter tersebut, segera putuskan untuk menjawab: apakah menerima atau tidak. Bila anda menerima, biasanya syarat lanjutan adalah test kesehatan dan ini harus dilakukan di Malaysia (biaya sekitar RM 200). Anda akan lolos test ini bila tidak mengidap penyakit menular seperti TBC dan Hepatitis.

Masa registrasi dilakukan langsung oleh si mahasiswa dalam jarak satu atau dua minggu sebelum perkuliahan berlangsung (artinya dilakukan akhir Agustus).  Saat registrasi, biaya yang harus dibayar adalah biaya kuliah, biaya jasa lain yang berhubungan dengan kegiatan kampus (akses internet, transportasi dalam kampus, penginapan di asrama dll). Untuk universitas negeri, biaya perkuliahan trend-nya dalam dua tahun ini mengalami kenaikan; biasanya uang kuliah per semester sekitar Rp 8 – 10 juta; namun sekarang meningkat menjadi Rp 14  – 17 juta per semesternya. Beberapa jurusan ada yang bisa diselesaikan dalam waktu tiga tahun, tapi umumnya adalah empat tahun. Ini memberikan gambaran mahalnya biaya pendidikan sampai selesai untuk tahap S1 di Malaysia. Untuk jurusan yang selesai dalam tiga tahun kadang ada kendala penyetaraan oleh Dikti khusunya bila anda ingin menjadi pegawai negeri (PNS) di Indonesia, karena biasanya ijasah S1 anda di Malaysia dihargai sama dengan ijasah D3, berhubung beban mata kuliah yang lebih sedikit.

Pengalaman saya bekerja di universitas negeri di Malaysia, sebagai mahasiswa internasional anda jelas akan lebih tertantang untuk bisa adaptasi terhadap lingkungan akademis dan persekitaran. Mahasiswa dari Indonesia biasanya tidak banyak masalah dalam hal itu (kesamaan budaya, bahasa, agama dan makanan). Kelebihan yang bisa didapat adalah hampir semua perkuliahan diberikan dalam bahasa Inggris oleh dosen-dosen yang biasanya rajin meneliti dan publikasi, sehingga nilai tambah lainnya pada anda. Secara langsung juga anda bisa mulai membangun jaringan internasional dengan mahasiswa dan dosen Malaysia ataupun dengan mahasiswa dan dosen internasional yang ada di tempat anda studi.

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan Malaysia, Student, UTM. Tandai permalink.

85 Balasan ke Seleksi masuk jadi mahasiswa S1 ke universitas di Malaysia

  1. Feby Priswita berkata:

    ass Admin… bolehkah saya meminta alamat email atau no.HP admin untuk ingin mengetahui lebih lanjut ttg seleksi masuk universtas di Malaysia ini.. Terima kasih min..

  2. Siti Masyitah berkata:

    dear admin, saya ingin sekali melanjutkan studi master ke universitas di malaysia dengan beasiswa.
    – untuk program master, yang terlebih dahulu dilamar itu ke univ-nya langsung atau ke penyelenggara beasiswanya? (dlm hal ini saya mengincar beasiswa pemerintah malaysia, waktunya sdh lewat atau belum yah?)
    – saya iingin mengambil studi master in education, menurut admin univ yg bagus utk program kependidikan di malaysia di mana ya? (yg kira2 spt UNJ Jakarta atau UPI Bandung)
    – utk nilai TOEFL, saya pernah baca syarat nilai utk TOEFL ITP adl 580, nilai saya kurang sedikit, kira2 harus tes lagi atau gimana?
    Looking forward for the answer. terima kasih

    • deceng berkata:

      kalau mau masuk dengan beasiswa, dan yang anda maksud beasiswa dari pemerintah malaysia, maka anda harus lolos seleksi beasiswa terlebih dahulu. LIhat infonya di website ini: https://biasiswa.moe.gov.my/INTER/
      biasanya terbuka sepanjang tahun.
      Kalau untuk jurusan kependidikan, baiknya anda melihat di lima universitas besar malaysia saja (UM, UKM, UPM, USM dan UTM).
      kalau nilai TOEFL kurang, maka anda akan kalah bersaing dengan calon penerima beasiswa lain yang lebih bagus prestasinya; artinya anda harus terus berlatih dan menjadi yang terbaik kalau memang mau lolos.

      • Siti Masyitah berkata:

        dear mas deceng
        mohon bimbingannya dong, utk mendapatkan beasiswa pasca sarjana di malaysia langkah pertamanya setelah mendapat program studi/jurusan yang diinginkan apa lagi. trims

  3. Siti Masyitah berkata:

    – yaa.. saya sudah check web tsb tapi saat mau register, link https://payloan.mohe.gov.my/INTER/login_new.php tidak bisa dibuka, kira2 kenapa yah…?
    – saya sudah browsing2 dan ketemu program master yg kira2 klik: master of education dan master of counselling di university of malaya, atau juga master of public health di universiti putra malaysia. saya juga lihat ada option “with thesis/dissertation” dan “without thesis/dissertation”. itu bedanya apa ya?
    – dan bagaimana perbedaan (pros and cons) utk program master by coursework dan master by research?

    • deceng berkata:

      kalau yang website, biasanya memang mereka administrator suka lupa update link-nya. Harus aktif kirim email ke administrator websitenya (saya mah cuman bisa ngasih info saja).
      Kalau yang with thesis maksudnya adalah yang full research dan mix (course work dan research); kalau yang without thesis masukdnya full coursework (full kuliah), kalau pun buat thesis beban kredirnya kecil (biasanya total 6-8 SKS dan dibagi dalam dua semester). Yang full research, tidak ada kuliah sama sekali (tapi masih boleh hadir di kelas sebagai pengamat/mengikut kuliah); artinya yang ini memang dituntut kerja mandiri menyelesaikan proyek penelitian. Kalau anda terbiasa kerja independen dan menulis laporan ilmiah, ini cocok. Kalau yang coursework, typical yang di Indonesia, dimana harus mengambil mata kuliah wajib dan pilihan, dan ujungnya ngambil mata kuliah tesis yang diselesaikan saat mengikuti kuliah di dua semester akhir.

  4. deceng berkata:

    mengenai beasiswa pasca sarjana di Malaysia, setahu saya masuknya bisa berbagai macam. Ada yang langsung melamar ke kementrian pendidikan malaysia seperti di website yang saya berikan. Yang ini sangat kompetitif (bersaing secara internasional), namun juga jumlahnya ngak banyak.
    Ada juga yang sebagai research assisstant, disini anda harus aktif menewarkan diri kepakaran anda ke dosen Malaysia yang mempunyai proyek riset. Rajin-rajinlah untuk ber-email ke dosen di Malaysia yang sesuai dengan bidang kepakaran anda. Tanyakan peluang untuk menjadi research asisstant ke mereka. Siapa tahu rejeki anda disini.
    Ada juga dimana anda terdaftar sebagai mahasiswa secara mandiri (bayar sendiri), saat sudah masuk karena prestasi yang bagus, anda bisa mengajukan beasiswa, biasanya yang akan ditanggung adalah biaya kuliah saja (tiution fee). Itu saja dulu.

    • Siti Masyitah berkata:

      asslm…
      mas deceng kalau beasiswa MIS dan MTCP itu buka sekali setahun saja ya? deadline terdekat kali ini adlh 31 maret 2014, kira2 setelah itu utk tahun 2014 ini masih buka lagi ngga? untuk apply yang bulan maret ini nilai toefl saya belum cukup, hiks…

      • deceng berkata:

        biasanya dibuka tiap tahun mbak Siti.
        Ini juga menunjukkan bahwa “berburu” beasiswa adalah kerja full time, anda harus mengumpulkan bekal yang lebih dari cukup (misalnya English proficiency seperti TOEFL) sehingga pas diperlukan, anda bisa melenggang dan siap bersaing. Ini penting karena pesaing anda kelas gajah semua, dan mungkin persiapannya lebih bagus dari anda🙂

      • Siti Masyitah berkata:

        jadi… persiapanku skrg adlh buat tahun depan ya..?
        #ngemilgajahkulkas

      • deceng berkata:

        menyiapkan untuk seleksi beasiswa ngak bisa tiba-tiba, perlu persiapan tahunan (kalau memang mau berhasil). Kalau sifatnya kagetan yah paling sebatas penggembira saja🙂

      • Siti Masyitah berkata:

        yups…
        trims infonya mas deceng… doakan aku sukses dan bisa sekolah di malaysia yaa… aamien…
        kalo nanti mau nanya2 lagi boleh kan yahh…?

  5. Pris (@pris898) berkata:

    Untuk toefl di universiti kebangsaan malaysia itu, apa boleh menggunakan toefl itp?
    soalanya persyaratannya menggunakan toefl pbt dan sekarang toefl pbt tidak diselenggarakan oleh ets

    • deceng berkata:

      untuk lebih jelasnya silahkan dilihat di website UKM, juga anda perlu bertanya ke mereka tentang hal itu (via email saja). Setahu saya biasanya mereka hanya mau menerima TOEFL Internasional; kalau anda berdomisili di kota besar bisa di cek jadwal tes TOEFL yang diadakan di lembaga yang mengadakannya.

  6. Vindy Indriani berkata:

    ka, minta nomor hpnya dong
    nomor hp saya 087772999096, minta konfirmasinya yah, aku pingin tanya lebih banyak😀 di tunggu

  7. Husniarif berkata:

    Hai mas. Kalau untuk kuliah bisnis / ekonomi S1 di Malaysia yg bagus di mana universitas apa saja ya, baik kampus negeri maupun swasta? Saya lagi nyiapin untuk anak nanti (skarang lg kelas 10). trims sebelumnya.

    • deceng berkata:

      Kalau mau yang bagus pilih universitas negerinya saja, yang terbaik adalah: Universiti Malaya; baru Univ Kebangsaan Malaysia, Univ Sains Malaysia, Univ Putra Malaysia dan Univ Teknologi Malaysia. Disamping bagus juga lebih murah. Kalau yg swasta memang lebih mahal dan kualitasnya juga tidak sebagus yg negeri

  8. nada afifah berkata:

    mas saya pingin daftar s1 diukm . apa aja yang harus di persiapin dan kapan mulai buka pendaftaran di ukm? bisa dikirimkan alamat websitenya. terima ksih

    • deceng berkata:

      Kalau anda baca tulisan di blog kan cukup jelas tuh; hanya seleksi adminiatratif saja, fotocopy raport, pasaport, isi formulir dll.
      Pendaftaran dibuka sepanjang tahun, biasa ditutup awal Mei untuk masuk Sept tahun yang sama. Kalau telat masukkan maka diproses untuk Sept tahun berikutnya.
      Kalau alamat website coba masuk ke google dan ketikan nama universitasnya, pasti dapat 😊

  9. Siti Masyitah berkata:

    Dear Mas Deceng
    I am back… Aku mau tanya mas, utk biaya pendaftaran online di UKM Malaysia itu menggunakan transfer USD 30 ke account CIMB. Prosedur utk mentransfernya bagaimana ya mas?

    • deceng berkata:

      Mudah kok, anda bawa duitnya ke Bank di Indonesia, bisa ke CIMB Niaga misalnya, bilang saja mau transfer ke rekening di Malaysia; kasihkan no rekeningnya sama pegawai bank, bayar biaya transfer; beres deh.

  10. peni rizki yani berkata:

    ka, minta nomor hpnya dong
    nomor hp saya 085959882465, minta konfirmasinya yah, aku pingin tanya lebih banyak di tunggu

  11. kak,bisa minta pinnya kah? mau tanya tanya nih invite pin aku kalau ga ya ka 74492178

  12. diladila berkata:

    Dear admin, saya mau tanya kebetulan tahun dpn saya mau lanjut s1 di Malaysia tp lagi cari cari beasiswa. Kalo beasiswa S1 di Malaysia biasanya darimana saja ya? Terimakasih

    • deceng berkata:

      Kalau beasiswa S1 hanya untuk warga Malaysia saja; juga rata-rata beasiswa ke luar negeri lain adalah untuk pascarsarjana (s2/s3)

  13. tomi riki berkata:

    salam kak, saya mau lanjut kuliah ni dari d3 ke s1 di malaysia dengan beasiswa. gimana ya kak caranya?

    • deceng berkata:

      Yang pertama, agak susah kalau ‘loncat’ dari program D3 ke S1 di Malaysia; biasanya perguruan tinggi sebelumnya harus punya perjanjian tentang alih kredit mata kuliah, penyetaran dan sejenisnya. Yang kedua, setahu saya kalau beasiswa S1 tidak tersedia kalau di Malaysia, hanya untuk warga Malaysia saja tersediannya.

  14. Joel Jireh berkata:

    Kutipan dari halaman admisi universiti malaya

    ‘The minimum entry requirement for the Undergraduate programme is the National Higher School Certificate (or an Advance Level equivalent) with the grade 80% and above or applicant must possess a Diploma from recognized Institutions with at least a CGPA of 3.00 in a field suitable to the applied.’

    saya sudah punya hasil UN nih mas, dan lebih dari 80, apakah artinya sudah pasti masuk?
    terima kasih sebelumnya

    • deceng berkata:

      Artinya itu anda memenuhi kualifikasi untuk diterima. Apakah akhirnya lolos atau tidak dipengaruhi oleh kuota saat melamar tersedia (total jatah 5% untuk mahasiswa asing, dan tentu ada batas maksimum dari tiap negara); juga apakah pesaing anda lebih baik dari anda atau tidak (prestasi akademis ataupun kokurikuler).

  15. Faiz Faiz berkata:

    Untuk seleksi S1, apa saya harus menerjemahkan rapor,ijazah,dll ke bahasa inggris?

    • deceng berkata:

      Kalau dari Indonesia setahu saya tdk perlu diterjemahkan. Tapo coba dengan teliti syarat di website universitas yang anda tuju

  16. Evelyne Amsin berkata:

    Mas saya mau tanya.
    Saya S1 dari Universitas Sriwijaya Palembang Fakultas Kesehatan Masyarakat. IPK saya 3.10.
    Saya mau apply ke postgraduate University of Malaya. Saya sudah baca website dan cara apply (IELTS daya sedang diurus, february/maret bau keluar). Yang saya bingung, di Indonesia Master Of Health Safety and Environtment itu di Faculty of Public Health. Sedangkan di UM malah masuk ke Faculty of Engeenering. Apa saya bisa apply ke sana mas? Study structurenya persis sama dengan mata kuliah di S1 saya.
    Terus bagaimana chanche saya untuk dapat diterima di postgraduate UM?
    Maaf banyak tanya ya mas. Terimakasih sebelumnya🙂

    • deceng berkata:

      Itu hanya pengaturan jurusan/fakultas saja (beda negara memang beda aturan/sejarahnya), bila latar belakang pendidikan sesuai maka ngak akan masalah. Kalau dapat nilai IELTS bagus kayaknya ngak masalah karena IPK-nya sudah memenuhi syarat. Semoga suksss

  17. Evelyne Amsin berkata:

    sipp. udah saya kirim mas.

  18. Amalia Chairani berkata:

    asslkm mas deceng, apkh benar jurusan islamic bisnis di uum termasuk top di malaysia? bgmn caranya untuk mendapatkan semacam beasiswa award untuk s1 interansional student ya? trims ya

    • deceng berkata:

      walaikum salam
      Nah kalau yang itu saya kurang tahu, coba cek di universitas top lainnya di Malaysia seperti di IIUM, UM, UKM atau USM.
      kalau beasiswa S1 untuk mahasiswa asing memang ngak ada, coba cari lewat lembaga donor lain, siapa tahu ada

  19. Rusyadi Muhammad berkata:

    Assalamulaikum pak, saya mau tanya mengenai internship di universitas malaysia dan sudah saya kirim di email bapak, termimakasih banyak pak🙂

  20. nadyadepe berkata:

    Pak saya ingin bertanya beberapa hal mengenai Studi ke Malaysia, harap check email ya pak. Terimakasih atas bantuannya:)

  21. Fajar Nurmansyah berkata:

    salam kenal mas, saya juga sedang proses registrasi master economy without thesis di UPM,jika sudah dapat OL conditional apa ada kemungkinan ditolak (jika tidak direply)? apalagi mahasiswa yg daftar pasti jumlahnya banyak…saya belum reply karena saya belum dapat nilai toefl ibt 550 dan rencana masuk september ini.

    • deceng berkata:

      Kalau sudah dapat OL artinya bisa daftar, itu biasanya berlaku selama setahun (bisa mulai Sep ini atau Feb 2016 nanti). Kemungkinan ditolak tentu ada kalau syarat tdk dipenuhi (misal karena nilai TOEFL)

  22. Mas saya mau tanya. Apakah bisa pindah kuliah ke malaysia.. di indonesia semester 2 dan mau lanjut lagi di malaysia di semester tersebut… apakah bisa?

    • deceng berkata:

      Ini sebenarnya susah; karena dua negara artinya dua sistem pendidikan berbeda. Untuk menjembatani ini makanya tiap universitas harus merujuk ke standar konten mata kuliah untuk disiplin tertentu (misal dalam Engineering rujukannya washington Accord), jadi kalau universitas dan jurusan tempat anda belajar sekarang ikut standar Washington Accord misalnya, maka itu memudahkan dalam hal credit transfer; yang kedua adalah memang harus ada perjanjian (semacam MoU), untuk transfer mata kuliah antara universitas tempat anda belajar sekarang denagn universitas yang anda tuju di Malaysia, bila ada maka itu mudah. Bila tidak ada, yah mata kuliah yang sudah diambil tidak diakui. Itu saja, semoga berguna infonya

  23. rifaanva berkata:

    Kak aku mau nanya dong kalau mau ngambil kedokteran di malaysia gimana ? Trus ada informasi nggak buat beasiswa kedokteran di university of malaya buat tahun 2016. Bisa info saya kak di rifaanovisna@gmail.com . Makasih banyakkk . Hehehe😀

    • deceng berkata:

      Kalau kedokteran S1 itu hanya utk warga negara Malaysia saja. Jadi warga asing tdk diperbolehkan

      • Dimas berkata:

        apakah jurusan kedokteran hanya diperuntukkan bagi warga malaysia di seluruh perguruan tinggi min?

      • deceng berkata:

        Tidak hanya jurusan kedokteran tetapi semua ilmu kesehatan s1 (kedokteran umum, kedokteran gigi, keperawatan, farmasi dll) di semua perguruan tinggi negeri di Malaysia. kalau yang di swasta tidak dibatasi, cuman memang biaya mahal sekali

  24. assalamualaikum mas deceng, saya mau nanya gimana ya caranya kalo daftar kuliah di malaysia soalnya saya masih awam (newbie) gak tau apa2 ttg kuliah malaysia tolong kasih saran nya ya? rencana nya sih mau ngambil jurusan manajemen:D

    • deceng berkata:

      Walaikum salam
      Anda sudah baca kan artikel itu. Langkah selanjutnya, anda kunjungi website universitas yang anda tuju. Lihat dengan teliti persyaratannya (dokumen yg harus dikirim, biayanya, deadline dll). Di website biasanya dijelaskan hal itu dan tahapannya.
      Saya tidak bekerja menguruskan hal seperti ini, tulisan itu sebagai informasi bagaimana melakukan pendaftaran. Detailnya anda harus dapatkan sendiri.

  25. dear admin, kalo di UTM kira kira biaya kuliah nya berapa ya?
    makasih

    • deceng berkata:

      Nah yang itu saya kurang tahu dengan pasti; silahkan anda cek ke website resmi UTM (www.utm.my) yah

  26. Azlan Irwan berkata:

    dear admin
    mau tanya mas biaya masuk di uia malaysia berapa ya mas?
    sama biaya semster?
    tahap mendaftar sama apa ada seleksi untuk pendaftaran s2 nya
    terakhir kapan buka pendaftran di uia s2 mas,,,saya tamat bulan oktber bsok mas
    makasih y mas

    • deceng berkata:

      Salam,
      Biaya masuk hanya untuk pendaftaran saja setahu saya; kalau anda diterima maka anda bayar biaya kuliah semester pertama (atau tahun pertama saja). Untuk S2 (juga S1 dan s3) seleksi hanya administratif (menyerahkan ijasah dan tranksrip serta syarat lainnya), tidak ada test masuk. Pendaftaran dibuka sepanjang tahun, namun masuknya ada yang setahun sekali (September) ada yang dua kali setahun (September dan Februari), anda harus cek di website resmi mereka, juga untuk persisnya biaya kuliah yang harus dibayar

      • Syahrul Rahman berkata:

        Dear Deceng.
        Perkenalkan nama saya Syahrul Rahman awardee beasiswa LPDP 2015 untuk kampus Tujuan University of Malaya.
        Begini mas, LPDP memberikan saya Waktu 1 thn untuk mendapatkan LoA atau Surat terima Dr universitas malaya untk itu ada saran tidak gimna cara dapat LoA nya dan apakah agen mahasiswa di Malaysia bisa di percaya ya? Terus persyaratan di UM TOEFL nya minimal 550 PBT. Sedangkn sekarang sangat sulit untuk tes TOEFL PBT, saya cuma punya TOEFL ITP skore nya 563 apakah bisa saya lampirkan mas.

        Terima kasih

      • deceng berkata:

        Salam
        Yth mas Syahrul, selamat atas prestasinya dapat beasiswa LPDP. Mendaftar ke Univ Malaya bisa langsung oleh anda sendiri, lebih cepat dan tahu prosedur serta tentu tidak perlu bayar orang lain. Lihat saja di website Institute of Graduate Studies UM (http://ips.um.edu.my/), syarat dan prosedurnya ada; bila syarat lengkap dan aplikasi diterima dalam waktu satu bulan LoA sudah dapat.
        Kalau TOEFL yah anda harus sesuai dengan persyaratan, cari tempat test TOEFL di kota besar terdekat domisili anda dan biasa ada jadwalnya.

  27. Mr. Believe berkata:

    TOEFL ITP itu kan TOEFL PBT -_-” PBT (paper based test), mungkin maksud anda IBT kali ya

  28. Ikhwan Alayubi berkata:

    ka boleh minta no HP nya?ini nomor saya 085714631227
    mau konsultasi banyakkk tentang studi ke malaysia.makasih sebelumnya

  29. puteri mas f.d berkata:

    min, kalau mau masuk University Kebangsaan Malysia syaratnya apa saja?

  30. Dear admin, saya ingin mengambil studi master in public health di malaysia, kira-kira menurut admin univ yg bagus utk program kesehatan masyarakat yang akreditasnya setara seperti UI atau UGM di mana ya? saya sudah sempat kontak dengan UM, USM dan UPM kira-kira dari ketiga univ tersebut mana yang terbaik dan mana yang biaya kuliahnya lebih terjangkau? terima kasih

  31. Citra Angelia berkata:

    halo mas admin mohon tanggapan emailnya, terimakasih😀

  32. salam,,
    saya dari indonesia,, kira-kira mau melanjutkan s1 di utm apa saja persyaratannya,, saya tamatan dari smk negeri 1 tebing tinggi jurusan teknik komputer informatika tahun 2014/2015, apakah boleh saya mendaftar untuk tahun 2016?

    • deceng berkata:

      walaikum salam
      silahkan mendaftar (tidak ada batasan usia sebenarnya), silahkan lihat website resmi UTM tentang hal itu

  33. littletonks berkata:

    Halo kak, mau nanya. Kalo di malaysia itu seleksi lebih ke rapot apa nilai un? Aku rapotnya (nilai ijazah) diatas 8 tapi nilai unnya jatuh 😦 bisa daftar ga ya kak? Terus universitas yang jurusan multimedia/seninya bagus dimana kak? Makasiih

    • deceng berkata:

      Kalau gitu pake strategi khusus saja, kirimkan hanya nilai raport dan ijasah anda saja; itu pun sudah memenuhi syarat😉
      Kalau jurusan, bagusnya pilih universitas negeri yang bagus saja

  34. Ahmad Maulana berkata:

    salam,
    jika deadline documents januari-februari, apa nilai rapor sampai semester 1 mencukupi?
    Di malaysia, apakah persaingan admission ketat untuk international students?

    • deceng berkata:

      yang dikasihkan copy nilai raport dari kelas 10 (kelas 1 SMA) sampai terakhir; namun bagusnya anda cek sendiri ke website universitas yang anda tuju. Ada univesitas yang pendaftarannya ditutup pada bulan Juni, sehingga full raport SMA bisa diberikan disamping ijasah juga.

  35. Dimas berkata:

    mas jika kita jadi mahasiswa dsana apakah org indo spt kita akan ditempatkan di kelas internasional ataw kelas biasa/reguler?

    • deceng berkata:

      semua masuk di kelas reguler, tidak ada istilah kelas internasional; dosen disini sudah tahu kalau ada yang tidak bisa berbahasa melayu maka bahasa pengantar kuliah dalam English, kalau tugas, ujian dan skripsi memang sudah pake English sejak dulu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s