Cerita tulisan blog jadi buku

Seperti biasa, asalnya menulis di blog sebagai sarana berbagai informasi mengenai apa saja yang dikira penting untuk dituliskan dan tidak kepikiran akan membuat sebuah karya pustaka yang serius. Kemudian ada netter dari satu milis yang menyatakan bagusnya kumpulan tulisan itu dijadikan buku saja sekalian, khususnya saat dilihat koleksi sudah beragam dan bisa dipilah-pilah menjadi beberapa tema, maka dicoba memberanikan diri untuk menyusunnya jadi sebuah buku.

Maka mulailah membaca ulang dan mencoba mengelompokkan sekitar 38 tulisan yang berbeda-beda tersebut untuk dicari benang merah yang sama. Beberapa tulisan ternyata memang fokusnya terlalu kecil dan bahasannya pun tidak begitu ‘menarik’, maka yang begini disisihkan saja. Akhirnya didapat empat sub-tema yang dirasa memang cocok untuk ditampilkan dalam sebuah buku, yaitu pengalaman studi di luar negeri, bekerja sebagai dosen di Malaysia, dunia perguruan tinggi di Malaysia, dan cerita berbagai hal di Malaysia.

Langkah berikutnya adalah melakukan edit kembali berbagai tulisan tersebut supaya kesan semau-gue yang biasanya muncul dalam tulisan di blog bisa ‘dikendalikan’. Tentu dengan harapan nantinya kumpulan tulisan terlihat lebih berbobot. Pembacaan dan edit ulang juga menjumpai beberapa bagian perlu penjelasan lebih lanjut, dan melengkapi data yang kurang serta ilustrasi cerita yang lebih sesuai.

Pada saat yang sama tentu mencari penerbit yang mau untuk mencetak dan mengedarkan buku tersebut. Untungnya punya kerabat yang kerja dipenerbitan, setelah terlebih dahulu merayu beliau supaya melihat-lihat blog dengan pesan apakah isinya ada potensi untuk dijadikan buku atau tidak. Rada lama juga mendapat respon ‘kelulusan’ dari beliau berhubung kesibukannya,  akhirnya pada November 2011 dia memberikan lampu hijau. Dia berpesan supaya dibuatkan rancangan naskah buku secara lengkap yang menjelaskan isi buku, buku sejenis dipasaran, apa kelebihan buku yang akan diterbitkan dll; dari sana dia akan mengajukan ke rapat redaksi penerbit supaya disetujui untuk diterbitkan. Sumbangannya yang utama adalah memberikan judul buku, tadinya bingung harus dikasih judul apa yang menarik orang untuk mau membeli dan membaca buku itu, dia menyarankan judul yang ringkas dan menarik: “Belajar Heran dari Negeri Jiran”, langsung saja saya nyatakan setuju terhadap judul unik dan catchy ini.

Tidak lama kemudian pihak penerbit menghubungi secara resmi dan mengirimkan kontrak perjanjian penerbitan buku. Kontrak berisi tentang perjanjian hak cipta buku dan sistem imbalan berdasar royalti buku yang terjual, yang kemudian ditanda tangani dan dikirim balik satu eksemplar. Penerbit kemudian menunjuk stau orang editor profesional yang akan merancang ulang mulai dari segi isi, lay out dan cover buku. Sang editor mulai kerja bulan Februari 2012 dan ditargetkan dua bulan selesai. Dan selama masa itu dia melakukan kontak beberapa kali dengan email untuk mengkonfirmasi, meminta saran perbaikan, meminta softcopy file foto-foto sebagai ilustrasi sampai meminta bagian prakata yang lupa untuk disertakan sebelumnya.

Pada April 2012 dikirimlah draft terakhir dari hasil editing untuk diperiksa ulang oleh penulis yang sifatnya siap cetak, lengkap dengan saran cover buku seperti gambar di atas. Dari segi konten naskah tidak ada masalah, cuman urusan cover buku perlu beberapa perbaikan disain. Tadinya diharapkan menampilkan unsur ‘heran’, namun karena desain yang bagus menampikan landmark Petronas Tower di Kuala Lumpur, maka itu lah yang dipilih. Bagian dari buku dalam bentuk PDF bisa diunduh dari laman web ini atau disini.

Penerbit kemudian memberitahu bahwa proses cetak dan distribusi paling tidak memerlukan waktu satu bulan. Kejutan mulai datang pada akhir Mei dengan ada email yang menyatakan dia seorang pembaca buku yang mendapatkannya di toko buku bandara Soekarno-Hatta serta menyampaikan hal positif mengenai isinya; beberapa email lain datang berturut-turut dari Padang, Bandung, Yogyakarta dengan tanggapan lain yang menanyakan mengenai peluang mendapat beasiswa ataupun bekerja di Malaysia. Tentu respon ini adalah hal berharga untuk didapatkan, mengetahui ‘reaksi pasar’ lebih jelas dan menjalin jaringan.

Hal yang mengejutkan tentang buku ini, melalui seorang teman diceritakan bahwa ternyata dalam rapat senat UTM pada bulan Juli 2012, pimpinan universitas membincangkan isi buku dan akan menjadikannya sebagai official gift bagi tamu UTM yang berasal dari Indonesia. Buku ini juga akan dijadikan sebagai bahan yang dibagikan sebagai paket promosi pemasaran bila UTM mengadakan road show dan pameran pendidikan di Indonesia.

Buku bisa didapatkan di berbagai toko buku terdekat dengan harga Rp 40 ribu, atau silahkan langsung kontak ke bagian pemasaran, Penerbit Tiga Serangkai Solo. Setelah lebih dari enam bulan, akhirnya buku dalam bentuk hardcopy akhinya didapatkan juga sebagai compliment copy dari penerbit:

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan Malaysia, UTM. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s