Nama saya Bambang Sumintono. Dilahirkan dan dibesarkan di Bandung. Pendidikan dasar dijalani di Bandung (SDN Halimun 5, Kecamatan Lengkong yang sekarang sekolahnya sudah dilikuidasi) dan Garut (SDN Tarogong 2, Kecamatan Tarogong). Sedangkan pendidikan menengah didapatkan di SMPN 13 Bandung dan SMAN 1 Bandung.
Tahun 1988 mulai kuliah di program D3 Kependidikan Kimia IPB, Bogor, namun baru bisa lulus empat tahun kemudian (1992), berhubung terlalu menyukai tahun pertama. Kuliah di IPB ini merupakan crash-program pengadaan guru MIPA, diberikan beasiswa dan tunjangan biaya hidup yang lumayan (untuk saat itu). Selepas lulus langsung ditempatkan menjadi guru di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Februari 1993 dengan NIP. Tugas pertama ini dilaksanakan di satu SMAN di Kabupaten Lombok Tengah, yang berlangsung sampai Juni 1996. Mulai tahun 1994, mendaftar sebagai mahasiswa di Universitas Terbuka (UT), program studi S1 Pendidikan Kimia, UPBJJ Mataram. Saat mengabdi sebagai guru di SMAN lain di Kabupaten Lombok Barat, pada tahun 1997 dinyatakan lulus dari UT.
Tahun 1999 mendapat beasiswa AusAID untuk studi tingkat magister di Flinders University, Adelaide, Australia yang diselesaikan tahun 2001 dalam bidang Educational Administration. Tahun 2002 mengikuti seleksi dan lulus mendapat beasiswa New Zealand Development Scholarship untuk studi doktoral di Victoria University of Wellington, Selandia Baru. Tesis diselesaikan tahun 2006 dalam bidang Educational Policy.
Sejak Oktober 2008, bekerja sebagai dosen (pensyarah) di Fakulti Pendidikan, Universiti Teknologi Malaysia yang terletak di Johor Bahru (daerah semenanjung Malaysia yang paling Selatan, berbatasan dengan Singapura). Mengajar mata kuliah untuk S1 (metoda riset dan psikologi pendidikan) ataupun S2 (metoda riset, perencanan pendidikan, penilaian pendidikan dan evaluasi, supervisi dll). Disamping itu juga sebagai pembimbing bagi mahasiswa S3 dalam topik kebijakan pendidikan dan pendidikan sains.
Silahkan mengontak saya melalui email ini bila dirasa perlu: deceng98@yahoo.com atau deceng@gmail.com
Mgajarnya pakai bahasa apa, Kang? Bhs Melayu atau bhs Inggris? Bagaimana situasi perkuliahan di UTM? Apakah mahasiswanya semalas dan serajin mahasiswa di Indonesia? Cerita dong!
Kebanyakan pake bahasa Inggris pak Satria, masih kagok kalau pake bahasa Melayu karena artinya bisa beda dan mengundang tawa
. Untuk yang S1 dan S2 coursework sih mirip sistem perkuliahan di kita, yang beda sangat mahasiswa riset S2 atau S3. Karena sesama melayu, urusan malas dan rajin ngak jauh beda; yang kontras memang penguasaan bahasa Inggrisnya, lebih bagus dan fasih dibanding dosennya
.
Sukses luar biasa !
Salam kenal dari komunitas keluarga miskin.
Semoga sudi berkunjung ke blog kami untuk menyumbang kesempatan meraih masa depan yang lebih baik dan harmonis.
Terima kasih
Sama-sama mas, trims sudah menyampaikan komentarnya.
nice blog
keep posting!
Thanks mate for your support
Saya guru TK kang. Sepertinya menarik kalau kuliah di Malaysia. Kira2, guru TK seperti saya bisa tidak ya kang melanjutkan studi di sana ? Mohon pencerahannya. Oh, ya, saat ini saya sedang tesis di UNJ kang … terima kasih sebelumnya
Bisa sekali kalau mau kuliah di Malaysia. Prosedurnya adalah mengisi formulir dan melengkapi persyaratan administratif (copy ijasah, transkrip, foto, copy passport, bayar uang pendaftaran dll), bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun (cek di website universitas yang mau dituju). Mereka akan memeriksa kelayakan (biasanya kalau dari universitas negeri di Indonesia mereka mengakui-nya). Kalau mereka mengeluarkan offer letter artinya diterima, selanjutnya tinggal ditentukan kapan mau mulai. Biaya kuliah disini ‘flat rate’ sekitar RM 4000/semester (Rp 11 juta) [kalau studi di perguruan tinggi negeri, kalau yang swasta biasanya empat sampai lima kali lipat nominal itu]; sedangkan biaya hidup tergantung gaya hidupnya. Keunikan Malaysia adalah kesamaan bahasa dan budaya dengan Indonesia disamping jarak yang relatif dekat.
Salam Kenal, saya sekarang dosen di UKM Malaysia, No Hp saya: 0192423xxx, saya dulu alumni dari UTM.
Dr. Nangkula Utaberta
Senior lecturer
Jabatan Seni Bina, Fakulti Kejuruteraan & Alam Bina
UKM-Bangi, 43600
Hp No: 0177895xxx, 0192423xxx, nangkula_arch@yahoo.com
Trims Pak Nangkula, saya kontak via SMS nanti.
Kumaha cageeur
Karak kapanggih yeuh Blog-na
lain bejaan atuh ti baheula
saya juga mau goo blog ah
Biasa we lah kang, mengabdi jadi guru nu TKI di negri jiran mah siga kieu
.
.
Sory poho, geuning tara aktif online, sugan mah sudah melupakan semua email dan facebook
Wah, baru tahu Mas Bambang punya blog …
Iseng-iseng saja pak Eki
.
Ada permintaan dari sponsor pemberi beasiswa saya dulu supaya saya punya kontribusi rutin ke Indonesia, walau bekerja jadi TKI. Jadinya, yang bisa saya lakukan adalah menulis di blog sepert ini.
Salam kenal Pak Bambang,
Dari sesama TKI di Malaysia.
Sama-sama Pak Baihaqi, salam kenal juga; senang bisa silaturahmi secara elektronik dengan sesama TKI
Salam kenal kang. Ngantosan kategori beasiswa di blogna, he.. Alhamdulillah, lincah pisan kang Bambang teh, hebat
Pak Irfan, saya ngak punya banyak info tentang beasiswa, itu pun hanya pengalaman pribadi saja, mungkin bisa ngasih sedikit penjelasan.
Salam bung bambang,
Senang membaca blog anda, jika ada waktu mari kita bertemu di KL.
Terima kasih
Thanks komentarnya, bisa sekali kita bertemu di KL.
Saat ini sedang balik kampung, baru pertengahan september kembali ke Johor.
Saya ada acara Seminar Majelis Dekan Pendidikan IPTA 27-28 Sept nanti di UPM Serdang, mungkin kita bisa bertemu saat senggang. Kontak via email saja di deceng98@yahoo.com
Salam, Pak.
Saya yang tadi pagi ikut sharing. Senang saya bisa menyimak penyampaian dari Bapak. Menambah dan membuka wawasan saya. Pemikiran saya sejalan dengan pemikiran Bapak. Saya salah satu orang yang memanfaatkan internet sebagai sarana belajar. Terimakasih sudah menyempatkan berkunjung dan berbagi.
Walaikum salam
Pak Sopandi, trims atas komen dan sambutannya juga. Saya juga senang bisa bertemu dan diskusi lebih lanjut nantinya. Keep up the good work mate
Iya Pak, itu harus. work mate yang baik juga sebuah investasi.
, kata-kata itu terngiang-ngiang terus.
secara tidak sengaja ketika googling “pengalaman kuliah di university of malaya” saya terdampar di blog bapak ini… memang saya tidak menemukan cerita tentang kuliah di university of malaya.. tetapi saya “terpana” membaca cerita perjuangan bapak meraih beasiswa… sungguh cerita inspiratif..
salam kenal ya pak..:)
trims, mungkin bisa jadi inpirasi bikin novel yah (he he he)
Seorang teman yang sedang semangat mencari beasiswa memberitahukan blog ini. Saya membacanya dengan penuh perhatian. Isinya menarik. Siapa tahu suatu ketika bisa mengajar juga di tempat Pak Bambang. Salam kenal dan semoga sukses selalu
Trims Pak Naim, selamat terus berjuang, semoga sukses dengan studinya.
Pak Bambang…kurang lebih dua bulan lagi saya akan pindah ke Johor Bahru karena menerima tawaran kerja disana.
Bolehkah diinformasikan Pak, apakah ada komunitas orang Indonesia yang bisa saya hubungi disana agar saya bisa dapat banyak teman?
.
Apakah Bapak keberatan kalau saya kontak via email?. Terima kasih